Fungsi Relations dalam Notion

Blog dan Tips

Ridwan Hadi

Founder of HD Notion

Tipe properti Relation memungkinkan kamu untuk menghubungkan antara satu baris database dengan baris database lainnya. Relation yang bisa kamu buat antara lain:

  • Antar baris dalam database yang sama 
  • Antar baris dalam database yang berbeda

Konsep ini membutuhkan waktu untuk dapat dipahami secara keseluruhan. Aku bisa membantumu dengan membuatkan contoh sebagai awalan.

Contoh 1: Parent and Child Tasks

Task managers biasanya memiliki fitur sub-tasks, yang memungkinkan kamu untuk menyusun sub-task di bawah top-level “parent” task. Berikut ini task yang disertakan dengan beberapa sub-tasks dalam Todoist:

Ketika kamu membuka window Parent Task 1 seperti pada gambar di atas, bagaimana Todoist dapat menampilkan dua sub-tasks dan tidak menampilkan task lainnya?

Pada kenyataannya, ada sebuah Relation yang telah ter-set up di Todoist database. Relasi ini terdiri dari dua properti yang bisa kamu anggap sebagai kolom dalam tabel:

  • Parent Task
  • Sub-Tasks

Pada Parent Task 1 baris database memiliki properto Sub-Tasks Relation yang diisi dengan link menuju dua baris database lainnya:

  • Child Task 1
  • Child Task 2

Nah, sama dengan setiap Child Task yang juga memiliki properti Parent Task Relation yang diisi dengan link menuju barus satu pada Parent Task. Dengan begitu, Parent Task 1 tersambung dengan dua Child Tasks.

Dengan pengaturan Relation ini, Todoist dapat menggunakan filter untuk menampilkan Child Tasks yang benar. Pada dasarnya, filter tersebut akan membaca:

Dimana Parent Task yang berisi “Parent Task 1”

Filter ini memastikan bahwa hanya ada dua Child Tasks yang akan dimunculkan.

Jika sudah memahaminya, mari kita buat ini di Notion!

Cara Membuat Single Database Relation

Relation merupakan salah satu tipe dari property, jadi kamu bisa menambahkannya ke database milikmu dengan:

  1. Menambahkan sebuah properti baru
  2. Memilih tipe Relation
  3. Memilih database sesuai dengan yang kamu inginkan untuk dijadikan sebagai tujuan dari properti Relation.
  4. Menentukan apakah Relation harus memiliki properti terpisah

Karena aku membuat Parent Task ⬌ Sub-Tasks Relation, aku akan memastikan bahwa aku telah memilih database yang sama dengan yang aku kerjakan. Dalam hal ini adalah My Tasks.

Selanjutnya, aku akan menentukan apakah aku harus membuat Separate Properties atau tidak. Jika tidak, maka aku akan menggunakan single Relation property yang dikenal dengan Sub-Tasks. Namun jika aku membuatnya, maka aku akan menggunakan second property.

Karena aku ingin menggunakan second property yaitu Parent Task, aku akan mengaktifkan opsi Separate Properties dan memberikan second property dengan nama yang benar:

Sekarang aku memiliki properti Relation, di mana aku bisa memodelkan Parent Tasks dan Sub-Tasks seperti yang sudah kita lakukan dengan Todoist.

Di sini, aku telah mengklik properti Sub-Tasks yang ada dalam baris “Take Grocery Boxes…” dan mennjadikan dua baris lainnya sebagai sub-tasks:

  • Build grocery boxes
  • Get rain covers

Perhatikan bagaimana “Take Grocery Boxes…” dapat muncul secara otomatis dalam Parent Task untuk setiap sub-tasks ini.

Sekarang kita telah menyiapkan Relations, jadi kita bisa melakukan beberapa hal berguna, salah satunya berikut ini sebagai contoh dasarnya yang telah aku buat dengan filter sederhana yang berisi:

Dimana Parent Task yang berisi “Take Grocery Boxes…”

Dengan filter ini, aku hanya bisa melihat dua sub-tasks yang sudah dibuat sebelumnya. 

Pada bagian Linked Databases yang sudah aku bahas sebelumnya, aku akan menunjukkan padamu bagaimana menyiapkan filtered view yang sama dalam halaman Parent Task. Hal ini jauh lebih berguna dan mengikuti contoh Todoist dengan sempurna.

Sekarang, mari kita ambil Relation satu langkah lebih jauh dengan menghubungkan dua database yang berbeda menjadi satu. 

Contoh 2: Tasks and Projects

Task managers juga memiliki Project atau List yang dapat digunakan untuk mengelompokkan beberapa task menjadi satu. Kamu bisa melihatnya dalam Todoist berikut ini:

Jika membahas databases yang dapat menjalankan segala sesuatu di balik layar, kita mengetahui bahwa pada kenyataannya terdapat dua database utama antara lain

  • Tasks
  • Lists

Database ini terhubung antara satu dengan yang lainnya. Hal ini berarti  satu baris dalam Lists database dapat dihubungkan dengan banyak baris yang ada pada database Tasks. Kemudian, gunakan filters, maka Todoist dapat menunjukkan tampilan task dalam list spesifik dengan format yang rapi, seperti House.

Kamu juga bisa melakukan hal yang sama persis dalam Notion dengan membuat multi-database Relation.

Cara Membuat Multi Database Relation

Untuk membuat sebuah multi-database Relation, kita membutuhkan dua databases untuk digunakan terlebih dahulu. Nah di sini kita sudah memiliki contoh Simple Task Manager yang sudah memiliki dua:

  • My Tasks
  • My Projects

Aku bisa membuat Relation di database manapun, tapi aku akan membuatnya di dalam My Tasks. Untuk menambahkan Property baru, aku akan:

  • Memberi nama Project
  • Memilih tipe dari Relation property 
  • Memilih My Projects database untuk database connection
  • Mengaktifkan My Projects pada posisi “On” 
  • Memberi nama Related Property dengan My Projects database sebagai “Tasks”

Perhatikan bagaimana Relation builder memberikanmu bagaimana tampilan Relation terlihat. Di sini, kamu bisa melihat dua properti yang sedang dibuat:

  1. “Project” dalam My Tasks database – yang merujuk pada My Projects database
  2. “Tasks” dalam My Projects database – yang merujuk pada My Tasks database

Dua properti ini bersifat timbal balik, yang berarti jika membuat setting pada satu baris maka akan memengaruhi properti lainnya. 

Dalam My Projects, project Suit Redesign berisi dua barisan yang terhubung dari My Tasks:

Beralih ke My Tasks, kita bisa melihat bahwa kedua baris ini – Design new web shooters dan Test web parachute – berisi Suit Redesign pada Project property.

Dengan Relation set up ini, aku bisa membuat beberapa hal bermanfaat. Contohnya seperti aku dapat mengelompokkan tampilan ini dengan my Project property.

Aku juga bisa mengatur tampilan database dalam halaman Project yang hanya menampilkan task yang berhubungan. Untuk melakukannya, aku perlu menggunakan Linked Database.

Kelas Premium

Belajar Notion dari Zero to Hero

Second Brain

Kelola segala kehidupan dalam satu template.

Money Tracker+

Kelola keuangan dengan satu template.

Rekomendasi Blog Lainnya

Notion Tips

14 January 2026

Apa Itu Locking Database yang Ada pada Notion? Simak Jawabannya di Sini

Notion Tips

7 January 2026

Belajar Lebih Lanjut Tentang Formulas dalam Notion

Notion Tips

20 December 2025

Mengetahui Properti Rollups pada Notion Lebih Dalam