Memahami Database dalam Notion

Blog dan Tips

Ridwan Hadi

Founder of HD Notion

Setelah kamu mengenal bagaimana cara database Notion bekerja, kali ini kita akan membahas tentang apa itu database sebelum kita membahas detail fitur dari masing-masing database dalam Notion. 

Secara umum, database didefinisikan sebagai “kumpulan data terorganisir yang disimpan dan dapat diakses secara elektronik.”

Hampir setiap program dan web app yang kamu gunakan sangat bergantung dengan keberadaan database. Contohnya seperti Google Calendar yang juga memanfaatkan database. 

Pada kenyataannya, setiap event yang dicantumkan dalam Google Calendar ini merupakan barisan dalam database. Baris-baris dalam database memiliki berbagai properti seperti yang bisa kamu lihat dalam panduan di sini. Beberapa di antaranya termasuk 

  • Tanggal acara
  • Lokasi
  • Kalender (untuk keperluan kerja, kebutuhan pribadi, dan lain sebagainya).

Google Calendar menggunakan value yang disimpan untuk properti ini di setiap baris untuk menampilkan kalender yang kamu buat dengan cara yang cerdas, menampilkan setiap event sesuai dengan harinya secara tepat hingga menampilkan informasi lokasi acara serta memberi kode warna pada setiap acara pada kalender.

Nah, Google Calendar juga bekerja seperti Notion. Bedanya, kamu bisa memiliki kontrol lebih banyak atas database yang ada dalam Notion. Kamu bisa membuat properti sendiri, menyesuaikan database, serta membuat tampilan database yang menunjukan data sesuai dengan filters, sorts, dan masih banyak lagi lainnya.

Salah satu contohnya yaitu ketika aku ingin melihat acara yang ada di Work Calendar di bulan Agustus. Pada Google Calendar, aku bisa mengubah kalender bulan lainnya menjadi “Off” kemudian menavigasikan ke pilihan bulan yang dipilih. Begini contohnya:

Sedangkan di Notion, aku bisa mendapatkan hasil yang sama dengan memastikan terlebih dulu, apakah aku memiliki properti yang sesuai di event database untuk tanggal dan kalender. Kemudian aku bisa membuat tampilan sesuai dengan yang diinginkan dengan menggunakan dua filter, antara lain:

  • Kalender yang berisi pekerjaan
  • Tanggal dalam rentang 1 Agustus sampai 31 Agustus

Notion juga menyertakan Calendar Layout sehingga filter tanggal tidak lagi dibutuhkan. Aku akan menunjukkan bagaimana kamu bisa berinteraksi langsung dengan database properti yang kamu miliki untuk membuat tampilan yang unik dan terfilter. 

Dengan kontrol dan fleksibilitas tingkat tinggi, kamu bisa menggunakan database untuk membuat berbagai macam alat dan aplikasi dalam Notion. Ada juga banyak software tools yang hanya berupa kumpulan tampilan database yang terfilter. Contoh yang bisa kamu pertimbangkan:

  • Aplikasi untuk kontak
  • Task managers seperti Todoist
  • Website seperti IMDB

Masing-masing tools tersebut dapat memberikanmu kemudahan dalam bekerja dengan satu atau beberapa database. Hasilnya, kamu bisa membuat pengganti untuk semua tools yang ada dalam Notion. Kamu juga bisa membuat alat yang sangat personal dan sesuai dengan informasi serta pemrosesan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaanmu. 

Itu dia kekuatan dari Notion. Kamu bisa membuat tools yang belum ada dan mewujudkannya sesuai dengan kebutuhan.

Kelas Premium

Belajar Notion dari Zero to Hero

Second Brain

Kelola segala kehidupan dalam satu template.

Money Tracker+

Kelola keuangan dengan satu template.

Rekomendasi Blog Lainnya

Notion Tips

19 September 2025

Memahami Database dalam Notion

Notion Tips

12 September 2025

Menambahkan Page Baru di Database Notion

Notion Tips

5 September 2025

Mengenal Database Notion Secepat Kilat